Tabula Rasa Adalah Film Membuat Lapar Lewat Masakan Padang

Mungkin hanya sekian Film yang bisa membuat rasa lapar ketika sedang menontonnya karena banyaknya tampil masakan padang selama film ini diputar. Tabula Rasa merupakan film yang dapat meningkatkan rasa untuk makan karena film ini berlatarkan di warung makan masakan padang. Film yang disutradari oleh Adriyanto Dewo dan ditulis oleh Tumpal Tampubolon ini menceritakan tentang remaja yang berasal dari Papua bernama Hans yang diperankan oleh Jimmy Kobogau. Hans memiliki mimpi sebagai pemain bola terkenal. Dengan harapan dan bekal untuk mengejar mimpinya tersebut, seorang Hans dengan dengan beraninya pergi menuju ibukota Indonesia, Jakarta. Namun siapa sangkat disaat mengejar mimpinya tersebut takdir berkata lain. Hans mengalami kecelakaan yang mengakibatkan ia harus mengorbankan mimpinya menjadi pemain bola terkenal.

Setelah merasa putus asa atas apa yang telah terjadi dengan dirinya serta mimpinya tersebut, Hans berupaya untuk melakukan bunuh diri yang akhirnya digagalkan karena pertemuannya dengan Mak yang dibintangi oleh Dewi Irawan, seorang pemilik rumah makan masaka Padang. Setelah menerima kasih sayang dan semangkuk makanan dar Mak yang mengingatkannya terhadap kehidupan di kampung halamannya, menimbulkan harapan dan keinginannya untuk hidup kembali. Dari sinilah perjalanan hidup Hans dimulai ketika ia melamar untuk bekerja di restoran padang tersebut. Terdapat penolakan dari Parmanto yaitu seorang juru masak dan pelayan yang dimainkan oleh Yayu unru. Lalu semua hal menjadi semakin buruk ketika Parmanto akhirnya berenti dari pekerjaannya sebagai nelayan dan akhirnya masuk ke salah satu restoran padang saingan Mak yang terletak berhadapan persis.

Film yang memiliki durasi main 1 jam 47 menit ini memiliki alur cerita yang sederhana namun tetap menarik sehingga penonton tidak akan dibuat sulit untuk memahami keseluruhan cerita dari film ini. serta konflik yang terdapat pada film ini juga membuat suasana film tetap natural dan tidak memaksakan masalahnya. Karakter pemeran yang terdapat pada film yang dirilis pada tanggal 25 september 2015 ini juga memiliki perkembangan yang terasa cukup natural sehingga penonton dapat dengan mudah menerima akan perubahan dari karakter-kakarter yang ada pada film ini. salah satu hal menarik dari karakter di film ini adalah ketika semua karakter dapat berdamai antara satu sama lain dikarenakan makanan. Konflik pun muncul beberapa kali dalam film ini tetapi setelah beberapa konflik timbul lagi kedamaian yang membuat penonton semakin dibuat penasaran. Dan Karena dari berbagai konflik itulah para karakter satu sama lainnya dapat belajar dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Dengan melihat perkembangan karakter yang kuat serta alur cerita yang membuat penonton semakin terheran hertan tanpa harus membuat cerita yang sulit untuk dipahami. Maka tidak salah jika penulis scenario film ini, Tumpal Tampubolon menerima penghargaan sebagai penulis scenario asli terbaik pada piala citra yang diselenggarakan pada tahun 2014. Tidak hanya sang penulis scenario saja yang mendapatkan penghargaan tetapi juga sang sutradara yaitu Adriyanto Dewo yang mendapat anugrah sebagai peraih piala untuk sutradara terbaik pada piala citra 2014. Film ini dapat ditonton oleh semua kalangan karena memiliki rating umur semua umur serta dapat dilihat di situs nonton bioskop online secara streaming asal Indonesia sendiri yaitu Bioskoponline.com yang memiliki harga terjangkau, cukup dengan mengeluarkan uang sebesar 5000 rupiah maka penonton dapat menonton film ini. Di situs nonton bioskop online tersebut, kalian juga bisa menonton film Indonesia lainnya karena di sana terdapat berbagai jenis genre film yang telah disediakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *