Meningkatkan Skor Kredit Biar Permohonan Pinjaman Mudah Diterima

Pernahkah Anda ingin meminjam uang atau modal perusahaan tetapi pengajuan Anda tidak diterima? Mungkin karena nilai kredit Anda rendah. Agar pengajuan pinjaman dapat diterima, Anda perlu meningkatkan skor kredit Anda. Apa itu skor kredit? Skor kredit adalah catatan (data) kemajuan normal dalam cicilan atau pembayaran pinjaman. Informasi ini disimpan di CIS atau sistem informasi debitur. SID juga memuat identitas, jaminan dan informasi lain dari debitur. CIS dapat diakses oleh lembaga keuangan, baik perbankan maupun non perbankan.

Sebagai pemberi pinjaman, kreditor Anda pertama-tama akan melihat skor kredit yang Anda miliki. Jika skor tinggi, pinjaman akan diberikan. Sebaliknya, jika skornya rendah, pengajuan pinjaman bisa ditolak. Nah, untuk itu kamu harus menjaga skor yang kamu punya. Berikut beberapa cara untuk melakukannya.

Maksimalkan transaksi kartu kredit

Informasi skor kredit umumnya diperoleh dari penggunaan kartu kredit. Oleh karena itu, salah satu cara untuk meningkatkan skor kredit Anda adalah dengan cara memaksimalkan penggunaan kartu kredit yang Anda miliki. Semakin sering Anda menggunakan kartu kredit, semakin tinggi skor Anda. Namun ada baiknya jika transaksi yang Anda lakukan adalah transaksi besar. Misalnya pembelian barang elektronik atau perabot rumah tangga.

Tingkatkan skor kredit Anda dengan mencicil tepat waktu

Namun, meskipun Anda ingin memaksimalkan penggunaan kartu kredit, Anda tetap harus membayar cicilan dan keuntungan tepat waktu. Untuk ini, Anda dapat menggunakan sistem debit otomatis. Oleh karena itu, bisa dipastikan cicilan tersebut dibayarkan sebelum jatuh tempo. Selain itu, Anda lebih baik membayar atau mengeluarkan cicilan atau pinjaman sebelum tenggat waktu. Anda juga dapat meningkatkan jumlah pembayaran di setiap cicilan. Misalnya, jika kewajiban pembayaran bulanan sebesar Rp. 500 ribu, ditingkatkan menjadi Rp. 1 juta. Dengan cara ini, skor Anda akan meningkat.

Transaksi tidak melebihi batas

Skor kredit rendah biasanya disebabkan oleh penggunaan kartu kredit yang melebihi batas. Oleh karena itu, jika ingin meningkatkan skor kredit, sebaiknya batasi transaksi agar tidak melebihi batas. Idealnya, jumlah transaksi kartu kredit tidak boleh melebihi 30 persen dari limit yang diberikan. Misal, jika limit kartu kredit Anda adalah Rp10 juta per bulan, maka maksimal transaksi yang dapat Anda lakukan setiap bulan adalah Rp3 juta.

Jangan tutup kartu kredit

Untuk menghindari keterlambatan pembayaran atau hutang, sebaiknya batasi jumlah kartu kredit yang Anda miliki. Untuk itu, Anda harus bisa menahan diri untuk tidak menambah jumlah kartu kredit karena berbagai penawaran yang dimilikinya. Sementara itu, jika Anda memiliki kartu kredit dengan nilai kredit yang baik, Anda tidak dapat menutupnya sebanyak mungkin. Alasannya, sejarah kredit dapat digunakan untuk meningkatkan skor. Jika Anda tidak menggunakannya lagi, simpan kartu kredit Anda dengan benar.

Pantau skor yang Anda miliki

Skor kredit Anda dapat diketahui dengan melihatnya di situs Otoritas Jasa Keuangan, OJK.go.id. Atau bisa juga mengunjungi kantor OJK. Dengan mengawasinya, Anda selalu dapat menjaga skor yang Anda miliki. Skor kredit mulai dari 300 hingga 850. Skor yang baik umumnya lebih besar dari 720. Sedangkan skor rendah biasanya kurang dari 640. Skor rendah ini biasanya memengaruhi pemberi pinjaman saat mereka melewati pengajuan pinjaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *